Tampilkan postingan dengan label inspiring Arsip. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label inspiring Arsip. Tampilkan semua postingan
Jumat, 05 Juli 2013
Senin, 07 Januari 2013
0 RENUNGAN UNTUK CALON ISTRI
Saat akad nikah : "aku terima nikah nya si dia binti ayah si dia dgn Mas kawin......."
Singkat, padat, dan jelas.
Tapi tahukah makna dalam "perjanjian/ikrar" tersebut?
>> "Maka aku tanggung dosa-dosanya si dia dari orang tua nya, dosa apa saja yg telah dia lakukan dari tidak menutup aurat hingga meninggalkan sholat. Semua yg berhubungan dengan si dia, aku tanggung dan bukan lagi orang tua nya yang menanggung, serta akan aku tanggung semua dosa calon anak-anakku".
Jika aku GAGAL?
"Maka aku adalah suami yang fasik, ingkar, dan rela masuk neraka, aku rela malaikat menyiksaku hingga hancur tubuhku'' (HR. Muslim).
------------
Duhai para istri,
Begitu berat nya pengorbanan suami mu terhadapmu..
Karena saat Ijab terucap,
Arsy-Nya berguncang karena beratnya perjanjian yg dibuat oleh manusia di depan RABB nya,
Dengan disaksikan para malaikat dan manusia,
maka andai saja kau menghisap darah dan nanah dari hidung suamimu,
maka itu pun belum cukup untuk menebus semua pengorbanan suami kepadamu.
Singkat, padat, dan jelas.
Tapi tahukah makna dalam "perjanjian/ikrar" tersebut?
>> "Maka aku tanggung dosa-dosanya si dia dari orang tua nya, dosa apa saja yg telah dia lakukan dari tidak menutup aurat hingga meninggalkan sholat. Semua yg berhubungan dengan si dia, aku tanggung dan bukan lagi orang tua nya yang menanggung, serta akan aku tanggung semua dosa calon anak-anakku".
Jika aku GAGAL?
"Maka aku adalah suami yang fasik, ingkar, dan rela masuk neraka, aku rela malaikat menyiksaku hingga hancur tubuhku'' (HR. Muslim).
------------
Duhai para istri,
Begitu berat nya pengorbanan suami mu terhadapmu..
Karena saat Ijab terucap,
Arsy-Nya berguncang karena beratnya perjanjian yg dibuat oleh manusia di depan RABB nya,
Dengan disaksikan para malaikat dan manusia,
maka andai saja kau menghisap darah dan nanah dari hidung suamimu,
maka itu pun belum cukup untuk menebus semua pengorbanan suami kepadamu.
Label:
Artikel islami,
dari alumni,
Ikappi Files,
inspiring Arsip
Minggu, 06 Januari 2013
2 nice words
Menghadapi Kehilangan
Pernah kehilangan seseorang yang berarti dalam hidup kita?
Bagaimana menghadapinya?
“Cinta baru sempurna jika terasa menyayat, seperti segumpal tanah liat yang akan baru menjadi cantik setelah dibentuk menjadi tembikar. Cinta menjadi abadi jika tak terjangkau. Ibarat bumi selalu mengintai matahari. Kerana tak mampu meraihnya, selamanya menjadi bayangan yang tak terengkuh. Ditinggalkan jauh lebih menyakitkan daripada diputuskan. Namun lebih menyakitkan lagi ketika kita tidak mengerti bahawa kadangkala Allah izinkan kita kehilangan seseorang untuk kebaikan kita sendiri.
Kehilangan akan membuat kita merasa rapuh tapi disisi lain kehilangan dapat membuat kita tabah.”
Tetapi sesuatu yang hilang belum tentu meninggalkan kekosongan, kerana jejak-jejak yang ditinggalkannya
tak pernah benar-benar hilang.
Maka, mari belajar untuk mencintai kehilangan
itu, kerana ia adalah sebahagian proses semulajadi dari hidup. Kehilangan memberi banyak pelajaran dan pengalaman baru buat kita kita dapat menerima dengan baik proses itu, menerima diri kita sendiri.
Kata orang bijak, manusia tak memiliki apa-apa kecuali pengalaman hidup. Kita sedar kita tak pernah memiliki apa-apa pun, kenapa harus tenggelam dalam kepedihan yang berlebihan ketika kita kehilangan.
Kemenangan hidup bukan bermakna kejayaan mendapat banyak, tetapi ada pada kemampuan menikmati apa yang didapat tanpa menguasai. Pelajaran
dari beberapa kehilangan, bahawa dalam setiap kehilangan ada pembelajaran yang membuat jiwa makin dewasa. Atau mungkin menjadi sebuah proses lepasnya sebuah ego dalam diri. Di saat kehilangan
, kita jadi meringkuk seperti bayi yang tak punya kuasa.
Menyedari bahawa sekuat apapun jiwa dan diri, setiap hidup tak pernah lepas dari kehilangan. Bahawa cerita di dunia ini bukan hanya celoteh kita, tapi ada celoteh lain yang harus didengarkan, dipenuhi dan dilalui.
GABUNG YUK di FP Strawberry ada banyak kata HIKMAH, RENUNGAN dan MOTIVASI.
Ajak sahabat yanng lainnya bergabung
insya Allah Bermanfaat
Pernah kehilangan seseorang yang berarti dalam hidup kita?
Bagaimana menghadapinya?
“Cinta baru sempurna jika terasa menyayat, seperti segumpal tanah liat yang akan baru menjadi cantik setelah dibentuk menjadi tembikar. Cinta menjadi abadi jika tak terjangkau. Ibarat bumi selalu mengintai matahari. Kerana tak mampu meraihnya, selamanya menjadi bayangan yang tak terengkuh. Ditinggalkan jauh lebih menyakitkan daripada diputuskan. Namun lebih menyakitkan lagi ketika kita tidak mengerti bahawa kadangkala Allah izinkan kita kehilangan seseorang untuk kebaikan kita sendiri.
Kehilangan akan membuat kita merasa rapuh tapi disisi lain kehilangan dapat membuat kita tabah.”
Tetapi sesuatu yang hilang belum tentu meninggalkan kekosongan, kerana jejak-jejak yang ditinggalkannya
tak pernah benar-benar hilang.
Maka, mari belajar untuk mencintai kehilangan
itu, kerana ia adalah sebahagian proses semulajadi dari hidup. Kehilangan memberi banyak pelajaran dan pengalaman baru buat kita kita dapat menerima dengan baik proses itu, menerima diri kita sendiri.
Kata orang bijak, manusia tak memiliki apa-apa kecuali pengalaman hidup. Kita sedar kita tak pernah memiliki apa-apa pun, kenapa harus tenggelam dalam kepedihan yang berlebihan ketika kita kehilangan.
Kemenangan hidup bukan bermakna kejayaan mendapat banyak, tetapi ada pada kemampuan menikmati apa yang didapat tanpa menguasai. Pelajaran
dari beberapa kehilangan, bahawa dalam setiap kehilangan ada pembelajaran yang membuat jiwa makin dewasa. Atau mungkin menjadi sebuah proses lepasnya sebuah ego dalam diri. Di saat kehilangan
, kita jadi meringkuk seperti bayi yang tak punya kuasa.
Menyedari bahawa sekuat apapun jiwa dan diri, setiap hidup tak pernah lepas dari kehilangan. Bahawa cerita di dunia ini bukan hanya celoteh kita, tapi ada celoteh lain yang harus didengarkan, dipenuhi dan dilalui.
GABUNG YUK di FP Strawberry ada banyak kata HIKMAH, RENUNGAN dan MOTIVASI.
Ajak sahabat yanng lainnya bergabung
insya Allah Bermanfaat
Label:
dari alumni,
inspiring Arsip
Kamis, 03 Januari 2013
0 SEDIKIT HIBURAN,, HEHEHE
innalillahi wa'inna ilaihi roji'un...
semoga setelah mendengar cerita ini,
qita semua tertegur hatinya, disertai dengan memperbaiki akhlaq, amien....
Di kota malang tepatnya disebuah perkampungan kecil
ada berita menghebohkan dan belum banyak orang mendengar.
beberapa hari yang lalu baru saja ada seorang pemuda
yang meninggal dunia karena sakit hanya 2 hari,
dipandangan masyarakat dia terkenal se
bagai pemuda yang selalu berbuat maksiat.
setelah dikuburkan siang hari itu.
pada sore harinya 3 orang temanya dateng ke kuburnya
untuk menabur bunga dan mendo'akanya ( tanda perpisahan terakhirnya)
tp mereke terkejut setengah mati mendengar
suara orang adzan dari dalam kubur pemuda tersebut.
seketika mereka berlarian dan menceritakan kejadian
tersebut kepada sebagian warga sekitar.
warga pun geger dan terkejut, seakan tidak percaya
dengan keanehan ini (cerita temanya almarhum).
keesokan harinya beberapa warga ingin membuktikan
dengan mendatangi kuburan pemuda tersebut setiap
mau sholat 5 waktu dan anehnya suara adzan tersebut
hanya terdengar pada menjelang magrib dan subuh.
warga pun semakin geger dengan kejadian aneh seperti ini
dan atas kesepakatan bersama dari masyarakat,
dibongkarlah kuburan si pemuda oleh
seorang pemuka agama di daerah tersebut...
.
namun setelah dibongkar...
.
TERNYATA...
.
.
.
.
.HP nya Hidayah si tukang gali kubur tertinggal didalamnya...
wkwkwkwk.....
semoga setelah mendengar cerita ini,
qita semua tertegur hatinya, disertai dengan memperbaiki akhlaq, amien....
Di kota malang tepatnya disebuah perkampungan kecil
ada berita menghebohkan dan belum banyak orang mendengar.
beberapa hari yang lalu baru saja ada seorang pemuda
yang meninggal dunia karena sakit hanya 2 hari,
dipandangan masyarakat dia terkenal se
bagai pemuda yang selalu berbuat maksiat.
setelah dikuburkan siang hari itu.
pada sore harinya 3 orang temanya dateng ke kuburnya
untuk menabur bunga dan mendo'akanya ( tanda perpisahan terakhirnya)
tp mereke terkejut setengah mati mendengar
suara orang adzan dari dalam kubur pemuda tersebut.
seketika mereka berlarian dan menceritakan kejadian
tersebut kepada sebagian warga sekitar.
warga pun geger dan terkejut, seakan tidak percaya
dengan keanehan ini (cerita temanya almarhum).
keesokan harinya beberapa warga ingin membuktikan
dengan mendatangi kuburan pemuda tersebut setiap
mau sholat 5 waktu dan anehnya suara adzan tersebut
hanya terdengar pada menjelang magrib dan subuh.
warga pun semakin geger dengan kejadian aneh seperti ini
dan atas kesepakatan bersama dari masyarakat,
dibongkarlah kuburan si pemuda oleh
seorang pemuka agama di daerah tersebut...
.
namun setelah dibongkar...
.
TERNYATA...
.
.
.
.
.HP nya Hidayah si tukang gali kubur tertinggal didalamnya...
wkwkwkwk.....
Label:
Bloger Arsip,
dari alumni,
inspiring Arsip,
sosial posts
Minggu, 28 Oktober 2012
0 Jangan Pernah Meremehkan Orang Lain
Pada suatu hari, seorang anak masuk ke dalam rumah makan yang sangat terkenal dan mahal. Dia masuk seorang diri dan memakai pakaian biasa saja, tidak seperti anak-anak lain yang memakai pakaian yang bagus. Anak itu duduk di salah satu kursi lalu mengangkat tangannya untuk memanggil salah satu pelayan.
Seorang pelayan perempuan menghampiri anak kecil itu lalu memberikan buku menu makanan. Pelayan tersebut agak heran mengapa anak kecil itu berani masuk ke dalam rumah makan yang mahal, padahal dari penampilannya, pelayan itu tidak yakin bahwa sang anak kecil mampu membayar makanan yang ada.
“Berapa harga es krim yang diberi saus strawberry dan cokelat?” tanya sang anak kecil.
Sang pelayan menjawab, “Lima puluh ribu,”
Anak kecil itu memasukkan tangan ke dalam saku celana lalu mengambil beberapa receh dan menghitungnya. Lalu dia kembali bertanya, “Kalau es krim yang tidak diberi saus strawberry dan cokelat?”
Si pelayan mengerutkan kening, “Dua puluh ribu,”
Sekali lagi anak kecil itu mengambil receh dari dalam saku celananya lalu menghitung. “Kalau aku pesan separuh es krim tanpa saus strawberry dan cokelat berapa?”
Kesal dengan kelakuan pembeli kecil itu, pelayan menjawab dengan ketus, “Sepuluh ribu!”
Sang anak lalu tersenyum, “Baiklah aku pesan itu saja, terima kasih!”
Pelayan itu mencatat pesanan lalu menyerahkan pada bagian dapur lalu kembali membawa es krim pesanan. Anak itu tampak gembira dan menikmati es krim yang hanya separuh dengan suka cita. Dia melahap es krim sampai habis. Kemudian sang pelayan kembali datang memberikan nota pembayaran.
“Semua sepuluh ribu bukan?” tanya anak itu lalu membayar es krim pesanannya dengan setumpuk uang receh. Wajah sang pelayan tampak masam karena harus menghitung ulang receh-receh itu. Lalu sang anak mengeluarkan selembar uang lima puluh ribu dari saku celana belakangnya, “dan ini tips untuk Anda!” ujar sang anak sambil menyerahkan selembar uang tersebut untuk si pelayan.
“Berapa harga es krim yang diberi saus strawberry dan cokelat?” tanya sang anak kecil.
Sang pelayan menjawab, “Lima puluh ribu,”
Anak kecil itu memasukkan tangan ke dalam saku celana lalu mengambil beberapa receh dan menghitungnya. Lalu dia kembali bertanya, “Kalau es krim yang tidak diberi saus strawberry dan cokelat?”
Si pelayan mengerutkan kening, “Dua puluh ribu,”
Sekali lagi anak kecil itu mengambil receh dari dalam saku celananya lalu menghitung. “Kalau aku pesan separuh es krim tanpa saus strawberry dan cokelat berapa?”
Kesal dengan kelakuan pembeli kecil itu, pelayan menjawab dengan ketus, “Sepuluh ribu!”
Sang anak lalu tersenyum, “Baiklah aku pesan itu saja, terima kasih!”
Pelayan itu mencatat pesanan lalu menyerahkan pada bagian dapur lalu kembali membawa es krim pesanan. Anak itu tampak gembira dan menikmati es krim yang hanya separuh dengan suka cita. Dia melahap es krim sampai habis. Kemudian sang pelayan kembali datang memberikan nota pembayaran.
“Semua sepuluh ribu bukan?” tanya anak itu lalu membayar es krim pesanannya dengan setumpuk uang receh. Wajah sang pelayan tampak masam karena harus menghitung ulang receh-receh itu. Lalu sang anak mengeluarkan selembar uang lima puluh ribu dari saku celana belakangnya, “dan ini tips untuk Anda!” ujar sang anak sambil menyerahkan selembar uang tersebut untuk si pelayan.
Ada kalanya kita tidak melihat apa yang melekat pada tubuh seseorang saja sebagai penilaian. Bukan hal yang bagus untuk meremehkan seseorang karena melihat penilaian dari luar, Anda tidak akan pernah tahu pada beberapa waktu yang akan datang, seseorang yang Anda remehkan bisa jadi merupakan pengantar rejeki yang tak terduga.
Label:
dari alumni,
inspiring Arsip
0 Kisah Bunga Mawar dan Pohon Bambu
Sementara itu, di sisi lain taman, ada sekelompok pohon bambu yang tampak membosankan. Dari hari ke hari, bentuk pohon bambu yang begitu saja, tidak ada bunga yang mekar atau aroma wangi yang disukai banyak orang. Tidak ada orang yang memuji pohon bambu. Tidak ada orang yang mau berfoto di samping pohon bambu. Maka tak heran jika pohon bambu selalu cemburu saat melihat taman mawar dikerumuni banyak orang.
“Hai bunga mawar,” ujar sang bambu pada suatu hari. “Tahukah kau, aku selalu ingin sepertimu. Berbunga dengan indah, memiliki aroma yang harum, selalu dipuji cantik dan menjadi saksi cinta manusia yang indah,” lanjut sang bambu dengan nada sedih.
Mawar yang mendengar hal itu tersenyum, “Terima kasih atas pujian dan kejujuranmu, bambu,” ujarnya. “Tapi tahukah kau, aku sebenarnya iri denganmu,”
Sang bambu keheranan, dia tidak tahu apa yang membuat mawar iri dengannya. Tidak ada satupun bagian dari bambu yang lebih indah dari mawar. “Aneh sekali, mengapa kau iri denganku?”
“Tentu saja aku iri denganmu. Coba lihat, kau punya batang yang sangat kuat, saat badai datang, kau tetap bertahan, tidak goyah sedikitpun,” ujar sang mawar. “Sedangkan aku dan teman-temanku, kami sangat rapuh, kena angin sedikit saja, kelopak kami akan lepas, hidup kami sangat singkat,” tambah sang mawar dengan nada sedih.
Bambu baru sadar bahwa dia punya kekuatan. Kekuatan yang dia anggap biasa saja ternyata bisa mengagumkan di mata sang mawar. “Tapi mawar, kamu selalu dicari orang. Kamu selalu menjadi hiasan rumah yang cantik, atau menjadi hiasan rambut para gadis,”
Sang mawar kembali tersenyum, “Kamu benar bambu, aku sering dipakai sebagai hiasan dan dicari orang, tapi tahukah kamu, aku akan layu beberapa hari kemudian, tidak seperti kamu,”
Bambu kembali bingung, “Aku tidak mengerti,”
“Ah bambu..” ujar mawar sambil menggeleng, “Kamu tahu, manusia sering menggunakan dirimu sebagai alat untuk mengalirkan air. Kamu sangat berguna bagi tumbuhan yang lain. Dengan air yang mengalir pada tubuhmu, kamu menghidupkan banyak tanaman,” lanjut sang mawar. “Aku jadi heran, dengan manfaat sebesar itu, seharusnya kamu bahagia, bukan iri padaku,”
Bambu mengangguk, dia baru sadar bahwa selama ini, dia telah bermanfaat untuk tanaman lain. Walaupun pujian itu lebih sering ditujukan untuk mawar, sesungguhnya bambu juga memiliki manfaat yang tidak kalah dengan bunga cantik itu. Sejak percakapan dengan mawar, sang bambu tidak lagi merenungi nasibnya, dia senang mengetahui kekuatan dan manfaat yang bisa diberikan untuk makhluk lain.
Daripada menghabiskan tenaga dengan iri pada orang lain, lebih baik bersyukur atas kemampuan diri sendiri, apalagi jika berguna untuk orang lain.
Label:
inspiring Arsip
0 Tetap Kurban di Saat Sulit, Semangat Mak Yati Harus Jadi Contoh
Demikian pesan Mensos Salim Segaf Al Djufri soal kisah Mak Yati. Bagi Salim, Mak Yati adalah sebuah contoh nyata individu yang berusaha mengatasi masalah sosial.
"Pak Mensos berpesan, intinya semangat Mak Yati harus dijadikan contoh," kata Kepala Humas Kemensos, Sapto Waluyo, saat berbincang dengan detikcom, Minggu (28/10/2012).
Sallim pagi tadi mengunjungi rumah sederhana Mak Yati di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Politisi PKS itu terharu saat mendengar ada pemulung yang menyisihkan sedikit demi sedikit hartanya untuk berkurban dua kambing.
"Pak Mensos sampaikan bantuan usaha senilai Rp 5 juta. Jika Mak Yati mau pulang kampung, difasilitasi. Atau cari rumah sewa/rusun," terangnya.
Ditambahkan Sapto, untuk mengatasi permasalahan sosial di Tanah Air tak bisa mengandalkan usaha pemerintah saja. Masyarakat dan orang-orang seperti Mak Yati yang tetap peduli harus senantiasa berperan aktif.
"Intinya pemeberdayaan warga miskin atau pemulung kerja bareng," pesan Sapto.
Mak Yati dan suaminya berkurban dua kambing pada hari raya Idul Adha 26 Oktober lalu. Keduanya mengumpulkan dana untuk membeli kambing sejak tiga tahun silam dari hasil mengumpulkan botol bekas dan barang lainnya. Kisah keduanya membuat haru para pengurus masjid.
Label:
inspiring Arsip
Langganan:
Postingan (Atom)

